HEBOH NABI PALSU: JUAL TIKET KE SURGA HINGGA KA''BAH {{{ LIHAT PENJELASAN DI BAWAH INI }}} TOLONG DI SHARE YA ?
TEMPO. CO, Jakarta - Aparat Kepolisian Karawang melepas Abdul Mujim, warga Karawang yang disangka mengakui sebagai nabi. Pendekatan Abdul Mujim kesempatan ini tidak sama dari nabi-nabi palsu yang lain. Ia tawarkan ticket ke surga seharga Rp 2 juta. Perbuatannya bikin warga melaporkan bila Padepokan Syekh Sangga Bintang Pratama kepunyaannya menebarkan ajaran sesat.
Di Padepokan punya Mujim di ajarkan kalau salat dirumah Mujim mempunyai nilai yang sama juga dengan lakukan salat di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Mujim juga menyebutkan air zam-zam sudah dipindahkan ke sumur pribadinya. Mujim juga disadari warga sudah merubah ayat-ayat Al-Quran yang sesuai dengan ajaran sesatnya.
Tetapi, Mujim tidaklah orang pertama yang mengakui nabi. Fenomena hadirnya Mujim seperti tak pernah habis. Beragam langkah di tawarkan dengan satu maksud berikan jalan keselamatan lewat jalan yg tidak umum. Tersebut sebagian manusia yang mengakui nabi palsu yang pernah ada di Indonesia.
1. NUR TAJIB (2016)
Titisan nabi masihlah jadi geram dagangan yang laris. Nur Tajib, warga Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, berumur 40 th. ini mengakui sebagai jelmaan Nabi Isa. " Nur Tajib mengakui salah sudah mengakui sebagai Nabi Isa, " kata Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Bangkalan Busro, Senin, 25 April 2016.
Terkecuali mengakui sebagai nabi, Nur Tajib tak mewajibkan salat Jumat untuk pengikutnya, merubah bacaan kalimat syahadat, dan merubah tata langkah melaksanakan ibadah seperti dalam salat berjemaah, yaitu imam serta makmum sama-sama bersahutan. Pada polisi Nur Tajib mengakui sebagai Nabi Isa sesudah punya mimpi pada November 2014.
Nada dalam mimpi yang ia yakini sebagai perintah Tuhan memohon dianya menginformasikan diri sebagai jelmaan Nabi Isa. Langkah Nur Tajib merekrut pengikut dengan penyembuhan alternatif di tempat tinggalnya. Tiap-tiap pasien yang berobat tak dikenai cost. Sebagai ubahnya, Nur Tajib memohon pasien datang ke acara pengajiannya. Pengikutnya diprediksikan sejumlah 30 orang yang menyebar di empat kecamatan daerah Bangkalan.
Nur Tajib sadar melakukan perintah nada dalam mimpinya yang dikira 'perintah tuhan' begitu memiliki resiko. Perlahan-lahan namun tentu, dia mulai menginformasikan dianya jelmaan bentuk Nabi Isa. Yang pertama dia berikan tahu keluarga dekat serta tetangga. Walau terancam dipenjara, Nur Tajib tidak bakal berhenti menyampaikan kabar dianya nabi. " Saya lebih takut bila tak melakukan perintah Allah. "
2. ASHRIYANTI SAMUDA (2012)
Seseorang wanita Warga Kepulauan Sula, Maluku, bernama Ashriyanti Samuda menyebutkan dianya sebaga nabi pada umur 30 th.. Wanita yang bekerja sebagai
pegawai negeri sipil itu bikin buku yang disebarkan ke warga sekitaran berjudul : Pemimpin yang Diutus Sinar dari Indonesia Timur for Presiden RI 2014.
Nabi palsu Ashriyanti ini punya niat untuk mengemukakan sabdanya pada Presiden pada 2014. Sabda itu dituliskan dalam buku berjudul Pemimpin yang Diutus Sinar dari Indonesia Timur for Presiden RI 2014. Buku ini tak pernah hingga pada Presiden, serta cuma mampi ke Majelis Ulama Indonesia Maluku Utara.
Ketua Bagian Pemberdayaan Wanita MUI Maluku Utara, Rabia M Alhadar, Jumat, 29 Juni 2012, pada media menerangkan, pernyataan Ashriyanti sebagai nabi nampak pada pertengahan Mei 2012. Sesudah di teliti, buku itu tak mempunyai penerbit yang pasti. Disangka buku itu diciptakan sendiri oleh Ashriyanti.
" Kami telah panggil dia untuk berdialog serta kita sidangkan dia. Dia seakan mengklaim dianya seseorang nabi sebagai utusan Allah, " kata Rabia. Waktu MUI ajukan pertanyaan jumlah umat yang telah mengikutinya dengan enjoy Ashriyanti mengklaim kebanyakan orang umatnya. " Dia jadi menjawab, Anda-anda ini umat saya, " kata Rabia.
3. AHMAD MUSADEQ (2006)
Ahmad Musadeq menyebutkan dianya sebagai nabi serta memperoleh wahyu pada 23 Juli 2006. Di th. yang sama Musadeq dengan kata lain Abdussalam itu juga medirikan aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah. Aliran ini meyakini kalau Moshaddeq yaitu Masihlah Al’Mau’ud, Mesias yang Dijanjikan untuk umat penganut ajaran Ibrahim/Abraham mencakup Islam (Bani Ismail) serta Kristen (Bani Ishaq), menukar Muhammad.
Ajarannya termasuk juga didalam kalimat syahadat, ada kata yang mengatakan Nabi Muhammad juga dihapuskan. Aliran ini dapat tak mewajibkan pengikutnya untuk menggerakkan salat lima saat dengan argumen keharusan itu belum butuh dikerjakan terkecuali mendekati pindah serta sesudahnya. Ajaran Musadeq ini saat ini bersalin rupa jadi ajaran Gafatar.
4. ZIKRULLAH (2005)
Warga Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, ini pada akhirnya ditahan polisi pada Februari 2005 lantaran mengakui seseorang nabi. Dalam praktek keagamaannya, Zikrullah sudah merubah Kalimat Tauhid atau Syahadat. Zikrullah ditahan bedasarkan keinginan tokoh Islam, serta tokoh kebiasaan di kabupaten ujung timur Sulawesi Tengah itu. Saat itu warga Al-Khaeraat, demikian pengikut Zikrullah dimaksud, meraih 1. 500 orang.
Dia membangun aliran keyakinan bernama Zikrullah Aulia Allah. Aliran ini versus paling baru dari aliran Alian Imamullah yang didirikan ayahnya, Ali Taetang Likabu pada 1970-an. Aliran Zikrullah Aulia Allah baru berdiri pada 29 Agustus 2004. Waktu pendirian aliran itu, Zikrullah menginformasikan kenabiannya diatas mimbar Masjid Barokah, Dusun Sampekonan, Desa Labibi, Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan.
Waktu itu, Zikrullah mengakui sudah diangkat Allah jadi nabi melanjutkan almarhum ayahnya Ali Taetang Likabu yang juga mengakui sebagai nabi. Zikrullah juga sudah bikin Kakbah sendiri. Kepolisian Resor Banggai menyebutkan info Zikrullah bakal diolah dengan cara hukum. Ia dijerat Pasal 156 a Kitab Undang-undang Hukum Pidana lantaran bikin permusuhan dalam agama dengan ancaman lima th. penjara.
5. MANGAPIN SIBUEA (2003)
Nabi palsu ini jual diri bukanlah saja sebagai wakil umat, namun dapat juga menyelamatkan dari ancaman kiamat yang bakal menghancurkan peradaban. Pendeta Mangapin Sibuea meramalkan kalau hari kiamat akan tiba pada jam 15. 00, 10 November 2003. Mangapin katakan kalau kiamat bakal berlangsung di Bale Endah, Kabupaten Bandung, saja.
Tersebut penyebabnya beberapa murid Mangapin menebar ke semua Indonesia untuk merekrut anggota serta menyuruh mereka ke Bale Endah. Argumen Mangapin cuma kelompoknya saja yang diangkar ke surga. Saat hari H yang ditunggu-tunggu itu tiba, sekitaran 300 pengikutnya berkumpul di Bale Endah, Bandung.
Waktu saat melalui jam tiga serta kiamat tak kunjung datang, seseorang pengurus sekte berikan argumen kalau kiamat dapat ditunggu sampai 24. 00 WIB malam hari. Jemaat juga kembali bersorak. Tetapi, kiamat tidak pernah tiba. Yang datang yaitu sekelompk polisi yang menangkap pengurus sekte Mangapin.
6. LIA EDEN (1997)
Lia Eden, ibu rumah-tangga kelahiran, Surabaya mengakui sebagai nabi serta berjumpa Malaikat Jibril. Lia Eden mengakui berjumpa Jibril serta memperoleh wahyu dengan cara terus-terusan mulai sejak 1997. Pada 1998, Lia menyebutkan dianya Mesias yang nampak didunia sebelumnya hari kiamat untuk membawa keamanan serta keadilan didunia. Diluar itu, dia juga menyebutkan dianya sebagai reinkarnasi Bunda Maria, ibu dari Yesus Kristus.
Lia juga menyampaikan kalau anaknya, Ahmad Mukti, yaitu reinkarnasi dari Nabi Isa. Pemahaman yang dibawa oleh Lia ini sukses menggaet simpati lebih kurang 100 penganut pada awal diajarkannya. Penganut agama ini terdiri atas beberapa ahli budaya, kelompok cendekiawan, artis musik, drama serta pelajar. Mereka dikatakan sebagai pengikut Salamullah.
7. NABI PALSU LAIN
Ada banyak lagi cerita nabi palsu. Di Sulawesi Tengah pada 1974, Ali Taetang Laikabu mengakui sebagi rasul. Lalu pada 1979 di Pulau Laut, Kalimantan Selatan, Rasyidi juga mengakui sebagai nabi. Ada juga yang berlaku sama, seperti Muhammad Mayo Mahmud Marzuki di Bandung, Teguh Esha, dan Muchidin Sava di Bekasi Selatan dengan ajaran Kalimatun Sawa.
Diluar itu, masihlah ada Mustafa, haji yang beritanya belum pernah mencapai Tanah Suci, menebarkan aliran Tarekat Hak Maliah atau Keselamatan.
sumber: https://m.tempo.co

Post a Comment