KISAH NABI KHIDIR, NABI BERUMUR PANJANG YANG MASIH ADA HINGGA SAAT INI HINGGA AKHIR ZAMAN
Nabi Khidir adalah seorang nabi yang diakui memiliki umur paling panjang serta masih tetap hidup hingga sekarang ini, kenyataannya rahasia Nabi Khidir bisa berumur panjang telah banyak digali oleh sebagian pakar berdasarkan pada beberapa narasi. Namun semua cerita itu yaitu satu hal yang masih tetap masihlah misteri serta kebenarannya masih tetap dipertanyakan. Seperti apakah ceritanya?
Ada banyak fakta yang tunjukkan kebenaran Nabi Khidir masih tetap hidup hingga sekarang ini yakni :
1. Syaidina Ali mengaku pernah saksikan Nabi Khidir ada di Ka’bah.
2. Salah seorang murid Syeikh Abu Hasan yakni Al-Murshi mengaku pernah bersua dengan Nabi Khidir serta bahkan telah bersalaman dengannya. Dia kemukakan pertanyaan pada Nabi Khidir bagaimana keadaan arwah-arwah orang muslim yang telah meninggal dunia, apakah peroleh siksaan atau tak.
3. Abul Hasan asy-Syadzili mengaku pernah bersua dengan Nabi Khidir di padang Aidzab.
4. Umar bin Sinan pernah berpapasan dengan Ibrahim al-Khawwash yang menceritakan bila dirinya pernah bersua dengan Nabi Khidir dalam perjalanannya.
Lebih kurang berapakah usia Nabi Khidir hingga saat ini? Wallahua’lam hanya Allah yang tahu, namun apabila diperhitungkan lebih kurang sekitaran kian lebih enam ribu th..
Ainul Hayat, Tersebut Rahasia Nabi Khidir Bisa Berumur Panjang
Nabi Khidir adalah nabi yang masih tetap hidup hingga kiamat datang, Nabi ini dinamakan Khidir yang berarti hijau karena kemunculannya selalu membawa kehijauan di sekitarnya, rumput yang permulaannya kering akan
jadi hijau subur apabila didatangi Nabi Khidir. Itu di sini penjelasan singkat cerita/legenda rahasia umur panjang Nabi Khidir AS hingga akhir zaman :
Ada seorang raja penguasa lokasi barat serta timur yaitu Raja Iskandar Zulkarnain, raja ini demikian disegani
serta ditakuti karena dapat manaklukan bermacam lokasi dari barat hingga timur. Namun walaupun demikian raja ini tak sombong serta yaitu salah
seorang hamba Allah yang taat. Pada th. 322 SM, Raja Iskandar Zulkarnain mengadakan perjalanan untuk memutari bumi serta ditemani oleh Malikat Rofi’il. Dalam perjalanannya sang raja kemukakan pertanyaan pada malikat bagimana ibadahnya sebagian penghuni langit serta malaikat juga
menjelaskan bila sebagian penghuni langit melakukan beribadah ada yang bersujud senantiasa hingga akhir zaman serta ada yng bertakbir senantiasa hingga akhir zaman. Mendengar hal sejenis itu sang raja inginkan seperti sebagian penghuni langit yang bisa melakukan beribadah hingga akhir zaman.
Malaikat Rofi’il memberitahu pada Raja Iskandar Zulkarnain bila sesungguhnya Allah telah bikin sumber mata air yang suci, apabila seseorang meminum air dari mata air itu jadi ia akan kekal hingga akhir zaman kecuali apabila inginkan dimatikan. Namun mata air itu ada di bagian belahan bumi yang demikian gelap. Mata air itu bernama Ainul Hayat, tersebut mata air rahasia panjang umur dari Nabi Khidir. Raja Iskandar Zulkarnain lantas mengumpulkan semua ahli yang ada di semuanya negeri untuk menafsirkan dimana letak tepatnya Ainul Hayat ada dan salah seorang satu diantaranya tahu bila letaknya adalah dibagian tempat terbitnya matahari.
Raja Iskandar Zulkarnain beserta rombongannya mencari tempat itu serta menemukannya, satu di antara satu diantaranya rombongannya yakni Nabi Khidir yang juga sempat menjabat sebagai perdana menteri. Setelah dapatkan tempat Ainul Hayat, sang raja membawa pasukan khusus untuk masuk bersamanya serta dalam pasukan itu Nabi Khidir ikut bersamanya. Mereka melalui perjalanan selama 18 hari didalam gua itu tidak ada saksikan sinar matahari walau.
Dalam perjalanan itu Nabi Khidir peroleh wahyu dari Allah bila Ainul Hayat ada di tepi kanan jurang serta hanya diperuntukkan buat dia saja. Setelah terima wahyu itu, Nabi Khidir lantas menuju ketempat Ainul Hayat sendirian dan meminumnya tidak ada sepengetahuan Raja Iskandar Zulkarnain. Itu sekilas cerita singkat tentang mata air Ainul Hayat yang dimaksud rahasia Nabi Khidir bisa berumur panjang hingga akhir zaman.

Post a Comment