SUBHANALLAH !!! KISAH NYATA: SESUDAH DI MATIKAN OLEH ALLAH SELAMA (100) TAHU DUA ORANG INI KEMUDIAN DI HIDUP KAN LAGI {{{ LIHAT PENJELASAN DI BAWAH INI }}} TOLONG BANTO SHARE YA
















Disuatu hari waktu, 'Uzair masuk kebunnya yang menghijau dengan pohon-pohon tamar dan mendadak hatinya telah mengagumi akan serta tertarik untuk fikirkan rahasia keindahan dan keajaiban alam ini.



Sesudah memetik buah-buahan dia pulang dengan keledai. Tanoa disadari, keledai yang ditungganginya tersesat jalan.

Setelah sekian lama barulah dia memahami telah ada di satu daerah yg tak dikenali serta jauh dari negerinya sendiri. Diliatnya kampung itu baru saja terserang musuh sampai porak poranda. Di bekas robohan itu mayat-mayat yang sudah busuk dan serta hancur bergelimpangan. Melihatkan pemandangan yang mengerikan itu, ‘Uzair juga turun dari keledainya dengan membawa dua keranjang buah-buahan.

Dia juga duduk bertumpu pada dinding satu rumah yang sudah rubuh untuk melepas lelah dan mulai fikirkan keadaan itu. " Bagaimana sebagian orang yang sudah mati dan hancur ini akan dihidupkan kembali oleh Tuhan di negeri akhirat?, ” papar ‘Uzair bingung, sampai selanjutnya dia lemah lunglai dan tertidur di tempat itu.

Dalam tidur nya, “Uzair seakan-akan bersua dengan semua arwah sebagian orang yang sudah meninggal dunia itu. Tidurnya juga begitu mempesona, ‘Uzair senantiasa tertidur sepanjang seratus th. lamanya. Selama tidur panjangnya itu, keadaan di sekitaran ‘Uzair sudah jauh berpindah, rumah serta bangunan-bangunan banyak yang telah didirikan.

 Tengah ‘Uzair tetaplah tidur dalam posisi tersandar di dinding usang itu sampai jadi jasad (tubuh) yg tak bernyawa lagi. Dagingnya hancur dan tulang belulangnya sudah bercerai. Jasadnya yang telah mati, daging dan tulangnya yang sudah hancur itu disusun kembali oleh Allah SWT pada bagiannya semasing lalu ditiupkan ruh.

Waktu itu juga 'Uzair hidup kembali. Ia senantiasa berdiri seperti orang yang bangun tidur sambil mencari keledai dan buah-buahan di dalam keranjangnya.

Tidak lama kemudian, turunlah beberapa malaikat seraya kemukakan pertanyaan,  " Tahukah engkau ya 'Uzair berapakah lama engkau tidur? ". Tidak ada fikir panjang 'Uzair menjawab, " Saya tertidur sehari dua ataupun 1/2 hari. " Malaikat juga berkata, " Sesungguhnya engkau terdampar di sini seratus th. lamanya.

Di sinilah engkau berbaring, berhujan dan berpanas, kadang-kadang ditiup badai dan angin angin. Dalam waktu yang sekian panjang, makanan engkau tetaplah baik keadaannya. Tetapi coba saksikan keledai itu, dia sendiri juga sudah hancur dan dagingnya sudah busuk. " Berkata malaikat lagi, " Lihatlah dan perhatikanlah sungguh-sungguh!

Sekianlah kekuasaan Allah SWT yang dapat menghidupkan kembali orang yang sudah mati dan kembalikan jasad-jasad yang sudah hancur lebur. Dengan semudah itu pulalah Tuhan akan menghidupkan semua manusia yang sudah mati nantinya di akhirat untuk di cek dan diadili semuanya perbuatannya.

Hal sejenis ini ditampilkan oleh Tuhan pada engkau supaya iman engkau tetaplah dan engkau sendiri mungkin saja bukti pada manusia-manusia lain supaya tak ada lagi kesangsian tentang apa yang diterangkan Tuhan tentang akhirat. "


Setelah 'Uzair saksikan makanan dan keledainya yang sudah hancur itu, jadi ia juga berkata, " Sekarang ini tahulah saya bila Allah SWT itu memang kuasa pada sesuatu”. Mendadak keledai yang sudah hancur itu mulai dikumpulkan daging
dan
tulangnya dan selanjutnya hidup kembali bergerak-gerak dan berdiri lagi. “Uzair juga mengambil keledainya dan senantiasa menunggangnya pulang ke

rumahnya dahulu dengan mencari-cari jalan yang susah untuk dikenali.

Diliatnya semua telah berpindah. ‘Uzair cobalah mengingat-ingat apa yang pernah diliatnya seratus th. lalu.

Setelah menempuhi bermacam kesulitan, selanjutnya ‘Uzair juga sampai ke rumahnya. Sesampainya di sana, dia rasakan rumahnya sudah reyot. Semuanya dindingnya telah rubuh.

 Saat itu, dia saksikan seorang wanita tua, lantas dia juga kemukakan pertanyaan, " Inikah rumah tuan 'Uzair? " " Ya, " jawab wanita itu. " Tersebut rumah 'Uzair dahulu, tetapi 'Uzair telah lama pergi dan tak ada berita beritanya lagi sampai umumnya orang juga lupa padanya dan saya sendiri tidak pernah mengatakan namanya kecuali peluang ini saja, " kata wanita itu sambil meneteskan airmata.

 'Sayalah 'Uzair, " jawab 'Uzair. " Saya telah dimatikan Tuhan seratus th. lamanya dan sekarang ini saya dihidupkan kembali ".

Wanita tua itu terkejut seakan-akan tidak meyakini, lalu dia juga berkata, ‘Uzair itu yakni seorang yang paling soleh, doanya selalu dimakbulkan oleh Tuhan dan telah banyak jasanya di dalam menyembuhkan orang yang sakit.

Saya ini yakni hambanya sendiri, badan saya telah tua dan lemah, mata saya juga telah buta karena selalu menangis kembali kenang 'Uzair. Apabila tuan ini memang benar 'Uzair, jadi cobalah tuan do’akan pada Tuhan supaya mata saya terang kembali dan dapat saksikan tuan.

 " " Uzair juga menadahkan ke-2 irislah tangannya ke langit lalu berdo’a. Mendadak mata orang-tua itu juga terbuka dan dapat saksikan dengan lebih terang lagi. Tubuhnya yang tua dan lemah itu kembali kuat seakan-akan muda lagi. Setelah merenungi muka 'Uzair, dia juga berkata, " Benar, tuanlah 'Uzair.

Saya masih tetap ingat. " Hambanya itu senantiasa mencium tangan 'Uzair lalu keduanya menjumpai orang banyak, bangsa Israil. 'Uzair memperkenalkan bila dia yakni 'Uzair yang pernah hidup di kampung itu seratus th. waktu itu.

 Berita itu tidaklah saja mencengangkan bangsa Israil, tetapi ada juga meragukan, hingga selanjutnya menarik perhatian umumnya orang yang hidup waktu itu. Karena itu mereka inginkan menguji kebenarannya. Datanglah anak kandungnya sendiri seraya kemukakan pertanyaan, " Saya masih tetap ingat bila bapa saya mempunyai sinyal di punggungnya.

Cobalah check tanda itu. Apabila ada, berarti benar dia 'Uzair. " Tanda itu memang ada pada 'Uzair, lalu percayalah sebagian dari mereka, tetapi sebagian lagi kehendaki bukti yang lebih kenyataan, jadi mereka berkata pada 'Uzair, " Sejak mulai penyerbuan Nebukadnezar atas bangsa dan negara Israil dan setelah tentera itu membakar kitab suci Taurat, jadi tak ada seorang juga lagi yang hafal isi Taurat kecuali 'Uzair.

Apabila benar tuan yakni Uzair, cobalah tuan katakan isi Taurat yang benar. " 'Uzair juga membaca isi Taurat itu satu persatu dengan fasih dan lancar tidak ada salah sedikit juga. Mendengar itu, barulah mereka meyakini bila itu 'Uzair yang telah mati dan dihidupkan kembali oleh Tuhan. Banyak di antara mereka yang memohon saran darinya.

Namun sebagian kelompok Yahudi yang bodoh beranggapan 'Uzair sebagai anak Tuhan. Maha Suci Allah yg tak beranak maupun diperanakkan, karena semua makhluk yakni milik-Nya.

Jangan pernah kita cemas tentang kekuasaan Allah SWT, jadi baiknya dia fikir siapakah yang bikin dirinya itu. Yakni mustahil satu hal benda itu berjalan dengan sendirinya tak ada yang bikin.

Apabila masih tetap ada yang sebagian ragu tentang kekuasaan Allah SWT, obatnya hanya satu, baiknya dia membaca dan tahu al-Quran, cemas itu datangnya dari syaitan.

 Allah SWT telah meletakkan akal dalam kepala kita untuk memikirkan, oleh karena itu gunakanlah ia untuk memikirkan.
Diberdayakan oleh Blogger.